Ikhtiar dengan Rasa Powerful

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarokatuh

Haloo temen temen semuanya, alhamdulillah kita dapat bertemu lagi dalam kelas TMR

Pertama tama mari kita bersyukur terlebih dahulu kepada Allah yang telah memberikan kita nikmatnya beriman hingga saat ini, Alhamdulilah terimakasih ya Allah..

Juga seperti biasa kita mulai dengan berdoa terlebih dahulu yuk 😊

Kita hadapkan hati dan rendahkan diri kita dihadapan Allah

Kita akui bahwa kita tak berdaya dan tidak bisa apa apa tanpa campur tanganNya🥺

Kita sadari tidak ada fungsi kepintaran kita kalau Allah menutup pemahaman untuk diri kita

Bismillahirrahmaaniirrahiim

Yuk kita mulai 😉

Membuka materi inis saya izin mengajak kawan kawan flashback, kita sedikit mengingat ingat pelajaran SD hehe

Pasti teman teman masih ingat, dulu saat SD kita diajarkan bahwa bumi ini bergerak dan berputar pada porosnya, sehingga bumi ini mengalami pergantian siang dan malam

Begitu juga dengan tataran planet lain, semuanya bergerak mengelilingi matahari,

Masih ingat ya? 🙂 ^^

Bahkan bukan hanya bumi sebagai wadahnya yang bergerak, makhluk yang ada didalam bumi pun turut bergerak

Pohon pohon bergerak (tumbuh), binatang binatang bergerak, manusia bergerak dll

Yes, manusia pun bergerak, bahkan manusia yang lumpuh secara fisik, kalau kita cek lagi organ organ tubuhnya masih melakukan pergerakan,betul?

Jantungnya masih bergerak memompa aliran darah, paru parunya masih bergerak menghisap oksigen dan mengeluarkan karbondioksida dll

Dan sebenarnya masih banyak lagi contoh lainnya, yang dengan itu semua kita menyadari betul bahwa semua ini bergerak

kehidupan ini adalah pergerakan

Karena semuanya bergerak, semestinya kita juga ikut bergerak dan harus BANYAK BERGERAK

Dan sekarang bukan lagi bicara tentang sudah bergerak atau belum, namun apakah kita sudah bergerak cukup cepat atau masih lambat?

Seperti kisah blackberry dan Nokia yang tutup usia pada eranya

Apakah mereka tidak bergerak?

Pada kenyataannya mereka terus bergerak. 

Permasalahannya, mereka bergerak dengan lambat.

Disaat perilaku market berubah

Mereka baru menyadari perubahan perilaku market

Seperti yang sudah kita pahami, bahwa segala yang ada di alam semesta ini bergerak, manusia dan makhluk hidup yang ada di dalamnya bergerak

“Termasuk juga dengan REZEKI, rezeki adalah sesuatu yang bergerak”

Hakikat rezeki itu bergerak.

Apa buktinya kak kalau rezeki itu bergerak?

Baiklah, sederhananya begini teman teman..

Apapun yang bisa kita makan, kita anggap sebagai rezeki untuk kita, setuju yah?

Misalnya di meja makan kita sekarang ada semangkok sayur asem yang siap untuk disantap.

Maka sampai sayur asem itu masuk ke dalam mulut kita dan kita nikmati bisa disebut itu adalah rezeki kita, sepakat?

Jika saat mau disantap, ternyata gak sengaja kesenggol sehingga jatuh semua, artinya belum menjadi rezeki kita

Kebayang ya ? ^^

Coba kita anggap sayur asem tersebut adalah calon rezeki kita

kemudian kita telusuri bagaimana proses pergerakannya

Berawal dari bapak petani yang Allah titipkan kesehatan dan kemampuan sehingga bisa bergerak untuk menanam sayur sayuran.

Air hujan yang bergerak turun dari langit ke permukaan bumi, kemudian air hujan bergerak kedalam tanah hingga menumbuhkan buah dan sayur sayuran yang sedang dikelola dan akan dipanen oleh petani

Bapak petani kemudian bergerak memanen sayuran dan mendistribusikan sayuran ke pasar, tukang sayur bergerak belanja ke pasar dan bergerak keliling jualan sayur di komplek komplek rumah

Pagi pagi kita bergerak belanja ke tukang sayur untuk membeli bahan bahan sayur asem dan kemudian bergerak memasaknya hingga matang

Dan pada akhirnya melalui proses pergerakan pergerakan tadi sayur asem tersedia di meja makan kita untuk bisa di konsumsi

Masya Allah ya, semuanya bergerak hingga sampai keperut kita dan menjadi rezeki kita 😄

Coba apa jadinya kalau hujan tidak bergerak turun hingga menumbuhkan apa apa yang ada di permukaan bumi?

Apa jadinya jika pak petani mogok kerja (tidak bergerak) untuk menanam dan mengelola sayuran? 

Apa jadinya jika tukang sayur tidak keliling depan komplek kita?

Dan yang paling penting apa jadinya jika kita tidak bergerak keluar untuk belanja dan Ikhtiar memasaknya?

Mungkinkah kita bisa makan sayur asem?

“Mungkin kak, kalau tiba tiba ada tetangga yang mengirim sayur asem hehe”
 
Yups, bisa banget itu namanya rezeki mutlak seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, kepastian rezeki dariNya yang sudah di takdirkan jauh jauh hari untuk kita dan tidak perlu kita risaukan

Yang kita bahas kali ini adalah rezeki karena Ikhtiar, Oh iya supaya lebih jelas tentang konsep rezeki boleh sambil tonton vidio berikut  (source : YT Lampu Islam)

Stop / matikan audio sebelum menyimak vidio disini 👇

Simak vidionya disini👇
(saran pakai versi layar yang lebar)

Sudah simak vidionya?Yuk lanjut sesi selanjutnya