Materi 1 sesi 3, penutup dan latihan

Bismilahirahmanirahimm

Kita lanjutkan lagi yaa, masih berkaitan dengan rendah hati ☺️

Berikutnya agar sifat rendah hati lebih dominan dalam pribadi kita, maka ada sifat kebalikannya yang harus kita lawan

Yaitu sifat MERASA yang negatif 

❌ Merasa paling baik.

❌ Merasa paling benar.

❌ Merasa paling hebat.

❌ Merasa paling jago.

❌ Merasa paling senior dll

Allah sendiri melarang sifat seperti itu :

“Maka, janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.” (QS al-Najm :32).

Karena sifat merasa seperti itu mengarah ke sifat sombong, berbeda dengan optimis ya 

Semoga kita senantiasa dijauhkan dari sifat “Merasa” yang negatif, aamiin..

Seperti..

“Ah Gini doang? Saya sudah tau!”

“Saya lebih banyak pengalamannya daripada dia”

“Saya lebih tinggi jabatannya daripada dia”

“Saya banyak hartanya daripada dia”

Penyakit merasa seperti itu persis seperti dosa pertama yang iblis lakukan, yaitu berkata

“Ana Khoiro Minhu” Aku lebih baik dari dia (manusia) 

Yang kemudian menyebabkan Allah murka

Sifat demikian juga menyebabkan tertutupnya hidayah dan ilmu untuk masuk kedalam diri kita.

Karena “ketika kita merasa sudah tau, maka kita tidak akan bisa melihat hal apapun yang belum sempat kita lihat”

Bukankah ayat ayat-Nya pun di jelaskan secara berulang ulang dalam Al-Quran?

Maka teman teman, setelah memahami poin poin dari materi ini, teruslah merasa diri kita ini masih kurang, merasa belum banyak tahu…

Minta terus agar Allah mau membimbing kita, selalu memberi hidayah dan me-ridhoi kita..

Dan sebagai penutup sesi ini, mari kita bersama mengambil waktu sejenak ☺️.

Kita lluangkan waktu untuk kembali sedikit merenung dari kesibukan dan perjalanan kehidupan kita sampai hari ini

kita me-refresh dan merefleksikan kembali makna kehidupan ini dalam kehidupan kita

Sejenak yuk kita lihat kedalam diri ini, melihat ke dalam isi hati ini, kita ngobrol ngobrol (self-talk) sama diri sendiri

Wahai diriku, sudah sejauh ini perjalanan kamu melangkah di dunia dan sudah sebanyak ini nikmat yang diberikan dan dilimpahkan untukmu..

Namun wahai diri, sudah sebesar apa rasa syukur kamu dengan Allah?

Bahkan kamu lebih banyak menagih nikmat2 yang lain? sedangkan nikmat sebelumnya belum disyukuri

Dan wahai diri ini, kalau boleh jujur bagaimana kondisi hati kamu saat ini?

Apakah kondisi hati ini baik baik saja? atau pura pura baik baik saja?

Juga wahai diri, bagaimanakah hubungan kamu dengan Allah penciptamu?

Mungkin kamu mainnya sudah terlalu jauh, padahal Allah sudah terlalu rindu tuh dengan kamu

Apa memang kamu gak ada rindu rindunya?

Ya barusan kamu memang shalat, barusan kamu juga berdoa, tapi hati kamu tidak sedang shalat dan berdoa, pikiran kamu kemana mana

Kamu tidak bertemu Allah dalam shalat dan doamu

Setelah ini kita lebih baik lagi ya wahai diri, khususnya memperbaiki hubungan kita dengan Allah, kamu bisa dan kamu hebat sudah sejauh ini

Teman teman, kita sama sekali gak bisa membohongi diri sendiri..

Dan kalau boleh jujur dengan hati dan diri sendiri..

Kemanakah terpautnya hati kita ini? 

Ke Allah..? Atau ke selain Allah?

Kemana arah kita berjalan saat ini?

Bagaimana tujuan hidup kita saat ini?

Jangan jangan, kita termasuk orang yang saat ini merasa sudah memiliki tujuan hidup, orang yang merasa berjalan/ berproges kehidupannya padahal kita tidak sedang bertujuan ke arah manapun

Sedangkan jiwa ini bukanlah pertaruhan, hidup ini merupakan sebuah perjalanan (satu arah) yang sangat singkat.

Tidak ada putar balik sehingga sungguh merugi jika kita tidak sadar akan perjalanan waktu yang singkat ini dan tidak memiliki arah tujuan

Dan pada akhirnya kita semua akan pulang kepada-Nya…

Dan syarat pulang (mati) tidak harus tua, tidak harus sakit, kaya ataupun miskin..

Tapii, apakah setelah itu kehidupan kita selesai begitu saja? 

Ternyata tidak, masih ada kehidupan setelah kehidupan di dunia ini

Yaitu perjalanan panjang kehidupan akhirat…

Makanya mempersiapkan bekal perjalanan akhirat merupakan hal yang terpenting

Memangnya kita mau pulang kemana sih? 

Selain pulang ke kampung halaman yang sesungguhnya untuk bertemu denganNya? 🙂

Menatap WajahNya..

Bersujud langsung di hadapanNya sebagai hamba yang di ridhoi-Nya 🤲😭

Teman teman, yakinnlah bahwa dengan ridha Allah, rezeki adalah perkara yang sangat mudaah dan sesuatu yang sudah Allah janjikan.

Pasti teman teman juga sudah paham, segala sesuatu ini milik-Nya

Sangat mudah bagi-Nya mendatangkan triliunan, dan sangat mudah juga bagi-Nya melenyapkan segalanya hanya dalam sekejap

Sudah terlalu banyak buktinya..

Dengan begitu, yang pertama kali harus dicari adalah ridha dariNya, kedekatan kita terhadap-Nya.

Yups itu dulu (bukan itu saja) karena bisa jadi dunia ini masih ditahan untuk kita karena hati kita masih terpaut erat dengan dunia

Dan kalau dunia ini dikasih dengan keadaan hati kita yang seperti itu, maka bisa jadi membuat diri kita dalam bahaya.

Baiklah, khawatir terlalu panjang, sesi ini kita akhiri dahulu ☺️

Insya Allah masih cukup panjang yang ingin disampaikan dalam materi berikutnya hehe

Sebelum ditutup, Ami ingin menyampaikan, bahwa setiap ilmu yang kita pelajari akan Allah uji dalam kehidupan nyata

Misal, dalam materi ini teman teman belajar tentang rendah hati, maka suatu saat akan ada kejadian yang mengharuskan teman teman merespon dengan respon yang terbaik (read : rendah hati)

Tujuannya agar level diri kita semakin meningkat dan agar mengamalkan apa yang telah dipahami

Siap ya?

Mengakhiri sesi ini, ada sedikit oleh oleh (latihan) untuk kita lakukan ☺️

Apa saja?

Berikut ini 👇👇👇

SESI LATIHAN DAN PRAKTIK

1. Karena tidak ada yang kebetulan di dunia ini, mulailah hati peka mencari jawaban dari segala kejadian yang kita lewati, lebih peka dengan pesan kebaikan yang mungkin ingin Allah sampaikan

Misal, salah satunya dengan mencari kenapa ya Allah izinkan bisa ikut kelas ini, kira kira apa pesan Allah?

Untuk menjawab ini, teman teman boleh kirim pesan ke Ami secara pribadi ya 

Teman teman boleh klik tombol dibawah sesi tugas ini untuk menyetorkan tugas 1

2. Praktek rendah hati, menjadikan rendah hati sebagai habit yang bisa di control dalam habit tracker dalam 1 bulan ini

Terus berlatih untuk memberikan respon yang paling baik, merespon dengan kedamaian dengan siapapun dan keadaan apapun (mulai dari sekarang ya) ^^

3. Selain rendah hati, juga mendeteksi kalau ada sifat sifat “Ana khairu minhu” sifat yang merasa “saya lebih baik dari orang lain” kedudukan kita sama di mata Allah, bahkan bisa jadi orang yang kita remehkan lebih mulia dihadapan Allah.

4. Ingat nasihat berikut ini “jika engkau ingin dipandang Allah dengan ampunanNya, pandanglah manusia dengan sifat maafmu”

Dalam prakteknya, maafkan orang orang yang mungkin pernah menyakiti, mereka yang pernah menggores luka di hati (Mulai dari sekarang ya) ^^

5. Me-reframe kembali tujuan hidup kita, kita putuskan bahwa perjalanan kita kedepan adalah perjalanan taat dan taqwa semata mata untuk mencari Ridha-Nya

Semoga Allah berikan kita kemudahan dan keistiqomahan, allahumma aamiin

6. Menghilangkan kekhawatiran “takut gak punya rezeki” karena rezeki itu sudah dijamin.

Allah sendiri yang menjamin rezeki untuk setiap makhluk-Nya, rezeki bukanlah uang dan uang hanya salah satu bentuk rezeki.

Bentuk rezeki bisa bermacam macam tidak selalu terkait dengan uang, justru yang perlu kita khawatirkan adalah “takut gak punya rasa syukur”

Berkaitan dengan kekhawatiran rezeki, teman teman boleh simak vidio penuh makna berikut ini 👇

7. Organ kita yang paling cepat merasa lelah adalah hati. 

Hati sangat mudah berbolak balik. Ada orang di pagi hari masih taat, siang harinya berbuat maksiat. 

Bisa jadi saat ini hati kita masih condong dengan hal baik namun beberapa saat setelah ini hati kita bisa jadi condong ke arah yang lain.

Ada sebuah doa yang sangat indah sangat dianjurkan untuk menghafal dan rutin membaca doa berikut ini : 

“Rabbanaa Laa tuzigh quluubanaa ba’da idzhadaitanaa wahablanaa min ladunka rahmatan innaka antal wahhaab”

Artinya : “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”

Cara mengerjakan tugasnya, 

  • Tugas pertama bisa dikirim melalui klik tombol dibawah sesi tugas ini
  • Tugas ke 2-6 dikerjakan dengan memonitorsifat/sikap2 tersebut dalam habit tracker seperti ini
  • Tugas ke 7 dihafalkan jika belumhafal

Jika saat praktek teman teman merasa ada feedback positif, boleh juga share ke Ami ya terkait feedbacknya agar kita bisa saling transfer energi positif 🥰

Menutup pesan ini, kita berdoa semoga Allah mudahkan kita untuk menjadi lebih baik ya keluargaku 

Menjadi orang yang secara sadar memutuskan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih rendah hati yang bisa memberikan respon respon terbaik dalam setiap perjalanan hidup ini, allahumma aamiin

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Stop / matikan audio disini 👇

Tidak diperkenankan mencopy, menyebarkan seluruh atau sebagian dari isi konten ini kepada selain peserta ya, barakallahu fiikum 🥰

@momentpulih

Program Ini Dipersembahkan Sepenuh Cinta Untuk Kesehatan Mental Muslimah Indonesia ❤️